- Yoghurt rendah lemak. Bukan hanya yoghurt, ahli nutrisi Elizabeth Somer, MS, RD, penulis Age-proof Your Body mengatakan, produk-produk yang difermentasikan mengandung probiotik yang sehat, yaitu bakteri dengan kemampuan melindungi Anda dengan banyak cara. "Ada sugesti bahwa yoghurt dapat mengurangi resiko kanker payudara," kata Somer. "Dan ada bukti-bukti yang kuat bahwa yoghurt dapat mengurangi masalah yang berhubungan dengan sindrom iritasi perut dan penyakit radang sistem pencernaan - dimana keduanya lebih banyak menimpa wanita daripada pria." Pada dasarnya, ia mengatakan, yoghurt dapat membantu mengurangi resiko bisul di lambung dan infeksi vagina. Yoghurt sangat baik dikonsumsi pada saat sarapan, makan siang, atau cemilan, dengan tiga penyajian yoghurt rendah lemak setiap hari. Yoghurt juga mengandung kalsium yang baik untuk tulang yang sehat, sesuatu yang diperlukan setiap wanita pada umur berapapun. Satu cangkir yoghurt mengandung 448 miligram kalsium, dibandingkan dengan delapan ons susu skim yang hanya mengandung 300 miligram kalsium.
- Ikan dengan lemak omega-3, seperti Salmon, Sarden, dan Makarel. Faktor yang menyehatkan dalam ikan adalah asam lemak omega-3, dan secara spesifik pada dua tipe yang diketahui sebagai docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA). "Ikan yang mengandung lemak tidak hanya memainkan peran penting dalam kesehatan membran di setiap sel di tubuh kita, itu juga membantu melindungi kita dari beberapa ancaman kesehatan," kata Laurie Tansman, MS, RD, CDN, seorang ahli nutrisi di Mount Sinai Medical Center di New York. Seperti ancaman penyakit jantung, stroke, hipertensi, depresi, sakit persendian, dan beberapa penyakit yang berhubungan dengan radang, termasuk Lupus, danrematik persendian.
- Buncis. Makanan ini merupakan sumber protein dan serat yang baik, rendah lemak dan bisa menjadi pelindung terhadap penyakit jantung dan kanker payudara. Buncis juga memainkan peranan dalam menyeimbangkan hormon wanita, kata ahli nutrisi Susan Krause, MS, RD. Jenis kacang-kacangan lainnya juga dapat mengurangi dampak dari penyakit cardiovascular, atau penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Buncis juga dapat membantu menurunkan kolesterol. Tingkat nutrisi pada buncis yang dikenal sebagai isoflavone dapat membantu mengatur hormon-hormon dan dapat mengatasi gejala Pre-Menstruation (PMS), Perimenopause, atau bahkan menopause. Jika Anda sedang dalam tahun-tahun reproduktif, buncis dapat memberikan persediaan asam folat, yang penting jika Anda ingin hamil.
- Buah merah. Sumber nutrisi dalam buah merah seperti tomat, semangka, anggur merah dan jeruk red navel adalah lycopene. Buah-buahan ini dengan kandungan nutrisi di dalamnya dan antioksidan dapat melindungi dari dampak kanker prostat, kanker payudara, dan serangan jantung. Penelitian terbaru juga menunjukkan tomat dan buah-buahan lainya tersebut dapat membuat Anda terlihat lebih muda lebih lama dengan melindunginya terhadap bahaya sinar UV dari matahari.
- Vitamin D. Vitamin yang banyak terkandung dalam susu rendah lemak atau jus jeruk ini baik untuk tulang dan membantu mengurangi resiko osteoporosis dan bisa menjadi hal yang penting dalam mengurangi resiko diabetes, berbagai macam sklerosis, dan tumor/kanker payudara, usus besar, dan rahim. Walaupun vitamin D juga ditemukan di ikan Salmon, mackerel, tuna, dan sarden, para ahli mengatakan makanan seperti susu, merupakan yang sumber terbaik.
- Buah Beri (blueberries, strawberries, raspberries, cranberries). Buah-buahan ini dapat melindungi tubuh Anda dengan nutrisi anti-kanker yang kuat, yang diketahui sebagai anthocyans, yang dipercayai memainkan peran dalam perbaikan sel. Buah-buah beri ini juga mengandung vitamin C yang tinggi dan asam folat, yang penting bagi setiap wanita dalam tahun-tahun masa reproduksi. Buah-buahan ini juga mengandung antioksidan yang kuat, yang tidak hanya dapat melindungi jantung tetapi juga dapat melindungi dari penuaan pada kulit, dari dalam maupun dari luar. Selain itu, cranberries juga dapat mengurangi resiko infeksi saluran kencing pada wanita, sedangkan nutrisinya, yakni lutein ditemukan di semua buah-buah beri yang dapat melindungi penglihatan.
Tampilkan postingan dengan label obat-obatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat-obatan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 25 Desember 2010
obat untuk merawat rambut
22.24
rahmat taufik bayu ridha
madu sebagai obat untuk menghilangkan jerawat
21.59
rahmat taufik bayu ridha
Anda memiliki masalah dengan bekas jerawat yang tidak kunjung hilang? Sudah mengatasinya dengan berobat dokter? Masih belum puas dengan pengobatan medis? Mungkin beberapa tips berikut bisa membantu Anda yang memiliki masalah atau ketidakpuasan dalam menyembuhkan bekas jerawat. Pengobatan tradisional adalah salah satu jalan menyembuhkan bekas jerawat selain dengan obat penghilang bekas jerawat dari dokter. Namanya juga tradisional, maka seluruh perlakuannya pun secara tradisional. Pertama, gunakan serbuk batang kayu manis. Lalu campurkan dengan madu. Sekiranya campuran tersebut tidak terlalu cair dan tidak pula terlalu padat, lalu oleskan pada bekas jerawat yang terletak di bagian manapun di tubuh Anda. Ini adalah cara kedua, yaitu masih dengan bahan yang sama yaitu madu. Dengan cara memanaskan secukupnya madu asli, masak sampai mendidih. Kemudian diamkan madu yang sudah mendidih itu, sampai hangat suam-suam kuku. Oleskan madu ke bekas jerawat selama kurang lebih dua jam. Lakukan perawatan pada cara kedua ini sebelum tidur di malam hari. Untuk tambahan, cara kedua ini bisa juga digunakan untuk mengobati bekas luka eksim susu, dibagian tangan atau di kaki. Cara berikutnya, kita bisa menggunakan daun pegagan sebagai bahan utama. Lumatkan daun pegagan secukupnya. Oles atau pupurkan di bekas luka jerawat setiap sebelum tidur malam. Dari ketiga cara di atas, semua bisa berhasil didukung keyakinan dan doa serta perubahan sikap hidup kita dalam menjaga kesehatan ditingkatkan. Misal, menghindari debu dan asap secara langsung. Mengurangi kadar pikiran strees. Dan mengkonsumsi buah-buah segar dan tidak pengaturan pola makan yang sehat.
Sabtu, 23 Oktober 2010
cacing tanah sebagai obat bukan hanya mitos
16.12
rahmat taufik bayu ridha
Khasiat cacing tanah untuk mengobati demam, tifus,dan gangguan pasca stroke bukan lagi cuma sebatas bisik-bisik. Meskipun masih memerlukan penelitian lebih seksama, prospek cacing tanah sebagai bahan obat alami sudah sangat menjanjikan.
Di RRC, Korea, Vietnam, dan banyak tempat lain di Asia Tenggara, cacing tahah terutama dari jenis Lumbricus spp, bisa digunakan sebagai obat sejak ribuan tahun yang lalu. Cacing tanah telah dicantumkan dalam “Ben Cao Gang Mu”, buku bahan obat standar (farmakope) pengobatan tradisional China. Di China, cacing tanah akrab disebut ‘naga tanah’. Nama pasaran cacing tanah kering di kalangan pedagang obat-obatan tradisional China adalah ti lung kam.
Secara empiris, nenek atau ibu kita tanpa kita tahu mungkin memberikan ‘jamu cacing’ saat kita demam atau diare. Dan ternyata penyakit kita … sembuh!! Hasil penelitian terhadao cacing tanah menyebutkan bahwa senyawa aktifnya mampu melumpuhkan bakteri patogen, khususnya Eschericia coli penyebab diare. Bisik-bisik pengalaman nyata lain juga santer menyebutkan cacing bermanfaat untuk menyembuhkan rematik, batu ginjal, dan cacar air.
Di beberapa negara Asia dan Afrika, cacing tanah yang telah dibersihkan dan dibelah kemudian dijemur hingga kering, lazim dijadikan makanan obat (healing foods). Biasanya disangrai atau digoreng kering, disantap sebagai keripik cacing. Diduga kebiasaan menyantap cacing ini dapat membantu menekan angka kematian akibat diare di negara-negara miskin Asia-Afrika.
Dalam dunia moderen sekarang ini, senyawa aktif cacing tanah digunakan sebagai bahan obat. Bahkan, tak sedikit produk kosmetik yang memanfaatkan bahan aktif tersebut sebagai substrat pelembut kulit, pelembab wajah, dan antiinfeksi. Sebagai produk herbal, telah banyak merek tonikum yang menggunakan ekstrak cacing tanah sebagai campuran bahan aktif.
Enzim Penghancur Gumpalan Darah
Baik dalam bentuk segar maupun kering, si naga tanah ini di Korea diolah menjadi sup penyegar yang lazim disantap menjelang tidur, agar esok hari penyantapnya dapat bekerja penuh semangat. Setelah dibersihkan kotorannya melalui pengolahan dengan teknik khusus, cacing tanah banyak dijual sebagai obat tradisional di Korea.
Do Tat Loi, MD, PhD, direktur Hanoi National Institute of Pharmaceutical di Vietnam, termasuh salah seorang penulis yang getol menyebarluaskan khasiat cacing tanah. Ba Hoang, MD, PhD, juga di Vietnam, yang berpraktek pengobatan konvensional dan pengobatan tradisional China, telah membuktikan efektivitas cacing tanah untuk mengobati pasien-pasiennya yang mengidap stroke, hipertensi, penyumbatan pembuluh darah (arterosklerosis), kejang ayan (epilepsi), dan berbagai penyakit infeksi. Resep-resepnya telah banyak dijadikan obat paten untuk pengobatan alergi, radang usus, dan stroke.
Kegunaan cacing tanah sebagai penghancur gumpalan darah (fibrimolysis) telah dilaporkan oleh Fredericq dan Krunkenberg pada tahun 1920-an. Sayangnya, laporan tersebut tidak mendapat tanggapan memadai dari para ahli saat itu. Sesudah masa tersebut, Mihara Hisahi, peneliti dari Jepang, berhasil mengisolasi enzim pelarut fibrin dalam cacing yang bekerja sebagai enzim proteolitik. Karena berasal dari Lumbricus (cacing tanah), maka enzim tersebut kemudian dinamakan lumbrokinase.
Canada RNA Biochemical, Inc. kemudian mengembangkan penelitian tersebut dan berhasil menstandarkan enzim lumbrokinase menjadi obat stroke. Obat berasal dari cacing tanah ini populer dengan nama dagang ” Boluoke”. Lazim diresepkan untuk mencegah dan mengobati penyumbatan pembuluh darah jantung (ischemic) yang berisiko mengundang penyakit jantung koroner (PJK), tekanan darah tinggi (hipertensi), dan stroke.
Selama ini obat penghancur gumpalan darah uang banyak digunakan adalah aktivator jaringan plasminogen (tissue-plasminogen activator, tPA) dan stretokinase. Padahal, kedua jenis obat tersebut daya kerjanya lambat. Selain itu, aspirin-pun sering digunakan untuk mencegah penggumpalan darah, sayangnya reaksinya terlalu asam bagi tubuh, sehingga banyak pengguna tidak tahan dan beresiko mengakibatkan tukak lambung.
Penelitian terhadap khasiat cacing tanah sudah pernah dilakukan juga secara besar-besaran di China sejak tahun 1990, melibatkan tiga lembaga besar. Yakni Xuanwu Hospital of Capital Medical College, Xiangzi Provicial People’s Hospital, dan Xiangxi Medical College. Uji coba klinis serbuk enzim cacing tanah ini dikalukan terhadap 453 pasien pengderita gangguan pembuluh darah (ischemic cerebrovascular disease) dengan 73% kesembuhan total.
Sumber : www.terussehat.com




